Tata Cara Dan Peraturan Dalam Sepak Bola

Sekilas pedang ini memiliki kemiripan dengan pedang floret hal ini karena memiliki ukuran panjang yang sama. Hal yang membedakan antara floret dan degen adalah berat dan pelindung tangan. Pedang ini jua memiliki bentuk pelindung tangan yang sama dengan floret hanya ukurannya lebih tidak kecil. Tidak seperti petandingan gaya lainnya, pada pertandingan gaya kupu-kupu, peserta memulai kompetisi dari dalam air. Saat wasit meniupkan peluit panjang, semua peserta mengambil posisi ditempat masing-masing.

Pedang sabel merupakan pedang berbentuk segitiga dimana bagian salah satu ujungnya semakin sempit sementara ujung satunya juga semakin melebar. Pedang terkait memiliki ukuran lebih ingusan dibandingkan dua pedang lain, yakni 105 cm. Gagang pedang ini juga bertambah kecil dibandingkan floret lalu degen, yakni hanya 17 cm. Untuk berat, pedang sabel memiliki berat yg sama dengan floret adalah sekitar 500 gram. Pedang ini dipakai khusus untuk menusuk sehingga pedang terkait bersifat tidak lentur.

Kolam renang yang dimanfaatkan pada perlombaan renang berbentuk persegi panjang dengan ukuran panjang 50 meter dan lebar 25 meter serta memiliki kedalaman minimal just one, 35 meter. Kolam renang tersebut terbagi ke di dalam 8 lintasan untuk kompetisi kejuran dunia dan 10 lintasan untuk Pertandingan Olimpiade. Bar merupakan bagian berupa batang besi yang nantinya akan dipasang beban yang sama berat di setiap sisinya.

Posisi peserta ketika memulai menghadap ke arah dinding lintasannya. Setelah wasit memberi tanda pertandingan dimulai, peserta melakukan hentakan menggunakan kaki, untuk lalu berenang menggunakan gaya punggung.

Bola yang digunakan dalam sport bola voli memiliki keliling lingkaran 65-75cm dan berat gram sebelum digunakan bertanding. Tekanan udara dari pada bola juga harus sekitar 0. 30 hingga zero. 325kg/cm2 (4. 26-4. 61psi, 294. 3-318. 82mbar ataupun hpa). Kemudian wasit akan memanggil kedua pemain buat ditempatkan di sisi kiri dan kanannya.

Kedua player kemudian menempatkan diri di posisinya masing-masing, kemudian mengambil ancang-ancang dengan mengacungkan pedang dalam satu garis namun tidak boleh bersentuhan. Kompetisi kemudian dimulai ketika wasit menyerukan aba-aba ‘play’. Sepatu yang digunakan oleh setiap pemain harus dibuat oleh bahan yang tidak keras dan tidak terlalu berat agar tidak menghambat propaganda kaki pemain. Ukuran kaos kaki anggar yang dipakai harus menutupi kaki sehingga kebagian lutut. Saat dimanfaatkan, kaos kaki tidak boleh longgar karena selain bisa menggangu gerakan pemain, hal itu juga bisa menyajikan kaki pemain terluka jika terkena serangan lawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *